Jl. Kahuripan 7, Tegalsari, Surabaya

Nyeri punggung (back pain) dan skoliosis sering kali berkaitan dengan kurangnya stabilitas tulang belakang. Salah satu pendekatan yang banyak direkomendasikan dalam dunia medis adalah penguatan otot core. Core yang kuat berperan penting dalam menopang tulang punggung, menjaga postur, dan mengurangi beban berlebih pada area tertentu dari tulang belakang.

Namun, penting untuk dipahami bahwa latihan core untuk kondisi seperti skoliosis tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien serta anjuran dokter.

Apa Itu Otot Core?

Otot core bukan hanya otot perut yang terlihat dari luar. Core terdiri dari:
– Otot perut bagian dalam
– Otot punggung bawah
– Otot sekitar panggul
Keseluruhan otot ini bekerja bersama untuk menstabilkan tulang belakang saat duduk, berdiri, berjalan, maupun beraktivitas sehari-hari. Core dapat diibaratkan sebagai “sabuk alami” yang menjaga posisi tulang belakang tetap aman.

Hubungan Core dengan Skoliosis dan Back Pain

Pada skoliosis, terdapat kelengkungan tulang belakang yang menyebabkan beban tubuh tidak terbagi secara merata. Jika otot core lemah, tulang belakang akan semakin sulit mempertahankan posisi stabil, sehingga nyeri punggung lebih mudah muncul.

– Penguatan otot core yang tepat dapat membantu:
– Menopang tulang belakang agar lebih stabil
– Mengurangi tekanan berlebih pada area lengkung skoliosis
– Membantu mengontrol nyeri punggung (back pain)
– Mendukung hasil terapi medis yang sedang dijalani

Perlu ditekankan bahwa latihan core tidak bertujuan menghilangkan skoliosis secara instan, melainkan sebagai support terapi untuk menjaga fungsi dan kenyamanan pasien.

Manfaat Core Strengthening yang Dilakukan dengan Benar

Latihan core yang sesuai anjuran dokter dapat memberikan beberapa manfaat, antara lain:

  • Stabilitas tulang punggung yang lebih baik

  • Postur tubuh yang lebih terkontrol

  • Aktivitas harian terasa lebih aman dan nyaman

  • Risiko nyeri berulang dapat diminimalkan

Manfaat ini akan lebih optimal jika latihan dilakukan secara konsisten dan diawasi oleh tenaga medis atau fisioterapis yang berpengalaman.

Contoh Latihan Core yang Umumnya Aman

Beberapa latihan core yang sering direkomendasikan karena bersifat low impact dan terkontrol, antara lain:

dead bug exercise

Dead Bug

Bird Dog Exercise

Bird Dog

side plank modified

Side Plank Modified

Pelvic Tilt

Pelvic Tilt

Latihan ini menekankan pada stabilitas dan kontrol, bukan kekuatan berlebihan atau kecepatan gerakan.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Latihan

Tidak semua jenis latihan core aman untuk semua orang, terutama pada pasien skoliosis. Hal yang perlu diperhatikan:

  • Hindari gerakan ekstrem atau memutar tulang belakang secara berlebihan

  • Jangan memaksakan latihan hingga menimbulkan nyeri

  • Selalu sesuaikan latihan dengan derajat kelengkungan dan kondisi pasien

  • Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga medis terkait

Pendekatan yang tepat akan membantu mengurangi risiko cedera dan mempercepat proses pemulihan.

Kesimpulan

Penguatan otot core merupakan salah satu komponen penting dalam menjaga kesehatan tulang punggung, terutama pada pasien dengan skoliosis dan back pain. Latihan core yang tepat dapat membantu menopang tulang belakang, mengurangi nyeri, dan mendukung hasil terapi medis.

Namun, latihan ini bukan pengganti terapi dokter, melainkan bagian dari pendekatan komprehensif yang harus disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien. Dengan pendampingan medis yang tepat, latihan core dapat menjadi investasi jangka panjang untuk kesehatan tulang belakang.