Jl. Kahuripan 7, Tegalsari, Surabaya
blog img

Banyak orang bertanya, “Sampai usia berapa sih laki-laki masih bisa tumbuh tinggi?”
Jawabannya penting, terutama untuk orang tua, remaja, maupun dewasa muda yang masih berharap tinggi badan bisa bertambah.

Secara umum, pertumbuhan tinggi badan pada laki-laki berhenti di usia sekitar 18–21 tahun. Namun, prosesnya tidak berhenti tiba-tiba dan bisa berbeda pada setiap orang.

Tahapan Pertumbuhan Tinggi Badan Laki-Laki

Pertumbuhan tinggi badan laki-laki biasanya melalui beberapa fase:

Usia 12–16 tahun
Ini adalah masa pertumbuhan paling cepat. Tubuh mengalami pubertas dan tinggi badan bisa bertambah cukup signifikan dalam waktu singkat.

Usia 16–18 tahun
Pertumbuhan masih terjadi, tapi mulai melambat dibandingkan masa sebelumnya.

Usia 18–21 tahun
Pada usia ini, pertumbuhan tinggi badan biasanya berhenti karena lempeng pertumbuhan tulang (growth plate) sudah menutup.

Setelah growth plate menutup, tulang tidak bisa bertambah panjang lagi secara alami.

tinggi badan anak

Kenapa Setelah Dewasa Tinggi Badan Tidak Bertambah?

Tulang panjang seperti tulang kaki dan lengan memiliki bagian yang disebut lempeng pertumbuhan. Selama lempeng ini masih terbuka, tulang bisa memanjang.
Ketika usia bertambah, lempeng ini akan menutup, sehingga pertumbuhan tinggi badan pun berhenti.

Itulah sebabnya orang dewasa tidak bisa lagi “nambah tinggi” seperti saat remaja.

Tapi Kok Ada yang Terlihat Lebih Tinggi Setelah Dewasa?

Walaupun tulang tidak bertambah panjang, ada beberapa hal yang bisa membuat seseorang terlihat lebih tinggi, seperti:

  • Postur tubuh yang lebih tegap

  • Tulang belakang yang lebih stabil

  • Otot core yang kuat

Jika sebelumnya sering membungkuk atau mengalami nyeri punggung, lalu postur membaik, tubuh bisa terlihat lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Namun, ini bukan menambah tinggi tulang, melainkan mengoptimalkan posisi tubuh.

Kapan Perlu Konsultasi ke Klinik?

Sebaiknya lakukan pemeriksaan jika:

  • Pertumbuhan tinggi badan terasa terhambat saat remaja

  • Sering mengalami nyeri punggung

  • Postur tubuh terlihat makin bungkuk

  • Ada kecurigaan kelengkungan tulang belakang

Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat menentukan kondisi tulang belakang dan memberikan saran penanganan yang sesuai.

Peran Tulang Belakang dan Postur Tubuh

Kesehatan tulang belakang sangat berpengaruh pada postur. Kondisi seperti:

  • Kebiasaan duduk membungkuk

  • Nyeri punggung berkepanjangan

  • Kelengkungan tulang belakang (skoliosis)

dapat membuat postur tubuh berubah dan tinggi badan terlihat lebih pendek dari seharusnya.

Menjaga postur dan kesehatan tulang belakang sejak dini sangat penting, baik pada masa pertumbuhan maupun setelah dewasa.

Pertumbuhan tinggi badan pada laki-laki umumnya berakhir di usia 18–21 tahun. Setelah itu, tulang tidak bisa bertambah panjang lagi secara alami.
Namun, menjaga postur tubuh, kesehatan tulang belakang, dan otot penopang tetap penting agar tubuh berdiri lebih tegap dan nyaman dalam aktivitas sehari-hari.

Jika ada keluhan terkait postur, nyeri punggung, atau pertumbuhan, konsultasi dengan tenaga medis adalah langkah terbaik untuk mendapatkan penanganan yang tepat.